
Lokasi,Pulau Kamala.
Nggak Terasa sebentar lagi akan mulai PILKADA – Pemilihan Kepala daerah – untuk daerah Kutai Kartanegara. Sejujurnya ini adalah PILKADA yang KeDua sebagai pemilih. Saya pikir awalnya memang biasa aja kok jadi pemilih. Toh suara saya cuma satu dan kalaupun suara saya nggak dihitung, nggak akan berpengaruh terhadap siapa nanti yang akan terpilih jadi Bupati. Yap sekilas benar pernyataan saya itu. Dan selama beberapa tahun ini pernyataan itu yang menjadi pegangan teguh gue dalam pemilihan apapun itu. Namun selama satu tahun belakangan ini banyak hal yang saya pelajari tentang cara bermasyarakat dan menjadi bagian dari masyarakat yang baik.
Manusia ini adalah makhluk sosial dan bersosialisasi / bermasyarakat adalah sebuah kebutuhan. Namun terkadang dalam bermasyarakat terkadang ada dua jenis orang. Yang pertama adalah orang yang merasa dia adalah bagian dari masyarakat. Sehingga dia merasa apapun yang terjadi di lingkungan sosialisasinya ada andil dirinya di dalamnya. Dan yang kedua adalah orang yang cukup merasa individualis sehingga apapun yang terjadi itu nggak akan dia perdulikan. Karena menurutnya hal itu nggak mempengaruhi dirinya. Terus terang dulu saya termasuk tipe kedua. Dan saat itu saya sadar kalau tipe saya adalah tipe dengan pendukung terbesar. Tapi sayangnya hanya sedikit dari tipe itu yang sadar kalau mereka harus berubah menjadi tipe pertama.
PILKADA adalah salah satu event yang melibatkan masyarakat dan di event seperti inilah kualitas dari seorang manusia sebagai makhluk sosial diuji. saya yakin kita semua ingin yang terbaik, tapi sayangnya cuma sedikit yang mau merealisasikannya. saya berharap dan pasti semua orang berharap yang menjadi Bupati nantinya adalah orang yang terbaik untuk semuanya. Tapi itu nggak akan terwujud kalau pemilih-pemilihnya tidak pernah benar-benar mau menilai secara cerdas dan memilih siapa yang benar-benar terbaik untuk semua. Terlalu banyak orang-orang tipe kedua dibandingkan tipe pertama mungkin itu tebakan saya.
Melalui blog ini saya mau menyerukan dan mengajak temen-temen warga Kutai Kartanegara untuk berubah dan mulai menentukan dengan cerdas yang terbaik untuk KUKAR. Mungkin tidak banyak yang bisa kita lakukan tapi dengan memilih secara cerdas calon yang terbaik kita telah memberikan andil terbaik yang bisa kita berikan.
Gimana caranya memilih dengan cerdas? Satu saran yang mungkin bisa saya berikan bagaimana untuk memilih dengan cerdas adalah jangan memilih karena terpengaruh dengan kerabat kita. saya yakin kita sudah sama-sama dewasa dan dapat menilai mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk. Banyak sumber yang dapat dipake buat menilai. Media cetak dan elektronik bisa jadi rujukan. Mari perhatikan sama-sama bagaimana sepak terjang para calon. Mari sama-sama kita nilai dan sikapi secara cerdas. JANGAN MAU JADI ORANG YANG IKUT-IKUTAN AJA. AYO BUKTIKAN DAN NILAI SENDIRI.
Di,kutip Dari:(http://suharjono.wordpress.com)
Manusia ini adalah makhluk sosial dan bersosialisasi / bermasyarakat adalah sebuah kebutuhan. Namun terkadang dalam bermasyarakat terkadang ada dua jenis orang. Yang pertama adalah orang yang merasa dia adalah bagian dari masyarakat. Sehingga dia merasa apapun yang terjadi di lingkungan sosialisasinya ada andil dirinya di dalamnya. Dan yang kedua adalah orang yang cukup merasa individualis sehingga apapun yang terjadi itu nggak akan dia perdulikan. Karena menurutnya hal itu nggak mempengaruhi dirinya. Terus terang dulu saya termasuk tipe kedua. Dan saat itu saya sadar kalau tipe saya adalah tipe dengan pendukung terbesar. Tapi sayangnya hanya sedikit dari tipe itu yang sadar kalau mereka harus berubah menjadi tipe pertama.
PILKADA adalah salah satu event yang melibatkan masyarakat dan di event seperti inilah kualitas dari seorang manusia sebagai makhluk sosial diuji. saya yakin kita semua ingin yang terbaik, tapi sayangnya cuma sedikit yang mau merealisasikannya. saya berharap dan pasti semua orang berharap yang menjadi Bupati nantinya adalah orang yang terbaik untuk semuanya. Tapi itu nggak akan terwujud kalau pemilih-pemilihnya tidak pernah benar-benar mau menilai secara cerdas dan memilih siapa yang benar-benar terbaik untuk semua. Terlalu banyak orang-orang tipe kedua dibandingkan tipe pertama mungkin itu tebakan saya.
Melalui blog ini saya mau menyerukan dan mengajak temen-temen warga Kutai Kartanegara untuk berubah dan mulai menentukan dengan cerdas yang terbaik untuk KUKAR. Mungkin tidak banyak yang bisa kita lakukan tapi dengan memilih secara cerdas calon yang terbaik kita telah memberikan andil terbaik yang bisa kita berikan.
Gimana caranya memilih dengan cerdas? Satu saran yang mungkin bisa saya berikan bagaimana untuk memilih dengan cerdas adalah jangan memilih karena terpengaruh dengan kerabat kita. saya yakin kita sudah sama-sama dewasa dan dapat menilai mana yang lebih baik dan mana yang lebih buruk. Banyak sumber yang dapat dipake buat menilai. Media cetak dan elektronik bisa jadi rujukan. Mari perhatikan sama-sama bagaimana sepak terjang para calon. Mari sama-sama kita nilai dan sikapi secara cerdas. JANGAN MAU JADI ORANG YANG IKUT-IKUTAN AJA. AYO BUKTIKAN DAN NILAI SENDIRI.
Di,kutip Dari:(http://suharjono.wordpress.com)

